Rabu, 20 Juni 2012

UK education exhibition Juni 2012

 

Subhanalloh walhamdulillah wala ilaha illalloh wa ALLOH hu akbar.. 

Maka cukuplah dengan keyboard lappie kuekspresikan semuanya yang tak berdosa dan tak merugikan tapi mungkin sedikit boros listrik heu heu JJ…


Ok, let’s start the story. Start from zero interest of mine yang berasal dari again syndrome males ketemu orang dan terjebak dalam ruangan yang banyak manusia di dalamnya. Akhirnya… dengan sedikit memaksakan diri me n hubby berangkat deh ke The Jakarta intercontinental ruang Jasmine lantai b3.



 

Yay.. as I expected.. room with a lot of people plus the foreigner a.k.a the representation of the university itself. Yup, I just realize that I have to ask in English and listen to the native british people (Yes my English is "starting" to degrading itself)

 

Setelah beberapa menit celingak celinguk.. sambil liat2 prodi. Hoohh mau nanya apa ya?? Ok triple words in my brain (think, think, think!!). Akhirnya setelah kita selesai ashar barulah muncul ide2 yang unik.

 

Hoho.. First, kita mampir di Newcastle university, kedua ke Birmingham university dan yang terakhir ke Nottingham university disana ada banyak prodi yang sesuai dengan dasar kuliah saya “biologi” seperti biotek, biomedis, biologi dan lain2. Biaya pertahunnya bisa dibilang rata-rata sama sekitar 12000 sampai 16000 dollar amerika. Untuk visa semuanya mengklaim bisa bawa pasangan dan keluarga plus diperbolehkan untuk kerja jadi gak akan kena masalah di imigrasi. Akomodasi kebanyakan universitas telah menyediakan baik untuk yang single maupun yang double (he2x yang mau bawa pasangannya). Sistemnya ya first come first serve, yang pertama daftar akan lebih diutamakan.

 

Seleksi universitas secara umum seleksi berkas administrasi. Selain GPA pengalaman kerja, pengalaman meneliti juga bisa jadi pertimbangan kampus. Yang lain lagi sebagai pelamar kita sebaiknya menyiapkan CV , surat letter of interest maksudnya apa yang mau kita lakukan disana. Trusss jangan lupa proposal penelitian, baik untuk jenjang s2 maupun s3.. berhubung saya nanyanya spesifik untuk postgraduate study J. Terkait dengan dana, ada banyak peluang untuk keringanan biaya atau untuk menambah biaya hidup, baik dari kampus maupun luar kampus. Penelitian juga berpeluang untuk mendapat bantuan dari konsil penelitian

 

Terakhir, mereka menerima pelamar dari Indonesia dari universitas yang sudah terkenal: negri maupun universitas lain yang sudah memiliki akreditasi A. Bagi yang sudah pernah s2 ataupun s3 bisa saja melamar di jenjang yang sama masih ada peluang menurut mereka tetapi ya sebaiknya prodinya jangan sama.

 

Alhamdullillah.. setelah mengantri dan berkonsentrasi penuh mendengarkan para narasumber *secara mereka ngomongnya pada cuepet dan kadang meskipun lambat aksennya itu loh.. n also kata2 idiom mereka yang kata2nya belum terdaftar di otak saya J. Informasi yang singkat dan padat ini bisa ditulis.

 

Buat saya pribadi, jadi termotivasi untuk buat desain penelitian.. Mangadhh JJ

 

Semoga bermanfaat J… yosh! Moving forward!!

**picture taken at the location, original from my cell phone camera.

Rabu, 26 Oktober 2011

My cup of dopamine today


My cup of dopamine today ^^

Okt 18 2011

Siang itu , sekitar jam 13. 00 an. Telepon selular dian bordering “Ho.. mba riko (bukan nama sebenarnya) menelpon” batin saya, ada apa yah??.

Setelah salam

Penelpon : “Yan aq dikampus ni sekarang”

“Dimana? Aq ga lihat? Ga ada didepan lab”, Berhubung biasanya mahluk ini langsung hadir tepat didepan pintu lab saya.

Penelpon : “Dian dimana ?”

“Iya ini didepan lab tapi ga lihat mba riko” (DOH..)

Penelpon :”Ya udah aq ke sana ya..”

Akhirnya kita bertemu juga di depan lab, dengan saling sumringah cipika cipiki, saling bertanya “apa kabar hari ini ??”. Maklum sekarang jadi susah bertemu dengan teman baik saya ini J. Kita berdua asik aja ngobrol sana sini.

Sampai beberapa saat saya sadar ada suara keras, mirip uap panas bertekanan tinggi yang keluar dari sumbernya, sepertinya dari lab saya. Dan sayup-sayup terdengar “matikan!! matikan!!”. Ho.. saya masih menduga-duga kejadian selanjutnya. Benar saja, tigaa.. duaa.. satu.., dua orang tergesa-gesa keluar dari lab yang satu wanita paruh baya dengan wajah cemas, seorang lagi seorang wanita muda dibawah 30 tahun.

Kita yang lagi asik ngobrol jadi berhenti melihat kejadian ini, saya sih senyum2 aja sementara mba riko terheran2 “ada apa yah??”, mungkin itu yang terbersit dikepalanya. Dosen saya wanita paruh baya itu memukul halus lengan saya seraya setengah berteriak “Diannnnnn……!”. Yang dipukul tambah menjadi-jadi, senyumnya berubah menjadi tawa yang meledak, spontan mba riko juga ikut tertawa. Saya bilang “kan saya di depan lab, saya ga ninggalin lab kok” ucap saya datar, sambil menahan tawa. Dua orang tadi yang tergesa2 keluar dari lab ikut tertawa dosen saya mengatakan “kalau ada apa2 kita harus segera menyelamatkan diri”. Saya tambah geli mendengar komentar dosen saya itu J “segitunya…” batin saya.

Sebenarnya apa sih yang terjadi??

^___^ Ini agenda pekanan saya, seperti biasa saya memakai autoclave (baca: autoklaf) untuk agenda rutin “membunuh” kuman2 itu, atau menyiapkan “keperluan bahan2 steril”. Autoclave yang ada yah yang versi lama, kalau dipakai pasti akan mengeluarkan suara keras dan uap yang banyak ketika akan menyelesaikan tugasnya. Apa lagi kalau sudah lama tidak dipakai. Bisa tambah keras suaranya sebelum akhirnya normal lagi. Kebetulan sudah kira-kira 2 bulan  alat itu tidak dipakai, makanya jadi keras sekali suaranya. He2x masih geli aja kalau liat peristiwa kemarin J.

Kata mba riko “Dian.. iseng banget sihh”, saya bilang “Aq gak niat apa2 kok, memang alatnya aja yang berisik, dan mereka kebetulan ada di lab“ sambil nahan2 ketawa.

I guess, I get my cup of dopamine today J..

contoh foto autoklaf, (dari sini 

http://biology.clc.uc.edu/fankhauser/Labs/Microbiology/Media_Prep/Autoclave.htm )

Life is like a box of chocolate

Life is like a box of chocolate

Okt 18 2011


            Hidup itu. bisa seperti cokelat di dalam kotak. Setiap kita mengambil cokelat kita tidak pernah tau rasa apa yang kita ambil. Kadang-kadang ada saat-saat dimana kita mendapatkan cokelat yang pahit.

So? Bersiaplah dengan cokelat yang rasanya warna-warni dan kalau rasanya tidak sesuai dengan yang kita inginkan jangan diam saja, terus ambil cokelat baru siapa tahu yang baru lebih enak dan sesuai dengan yang anda inginkan J.

 

 

I wonder wht will be my chocholate taste tomorrow’s ^^b

 

Yosh!! Moving Forward!!

Bismillahhh JJJ…